
Jakarta, Lycos Gears Indonesia
—
Tim peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (
BRIN
) berhasil menemukan satu spesies baru
ikan gobi udang
(shrimpgoby) di perairan Banyuwangi, Jawa Timur, yang diberi nama
Tomiyamichthys oriens sp. nov
.
Peneliti Pusat Riset Biosistematika dan Evolusi BRIN Kunto Wibowo mengatakan penetapan spesies baru tidak hanya didasarkan pada satu metode, melainkan melalui pendekatan taksonomi integratif.
“Kami mengombinasikan karakter morfologi dengan analisis DNA untuk memperoleh bukti yang lebih komprehensif. Hasilnya menunjukkan
T. oriens
memiliki karakter yang konsisten dan berbeda dari spesies terdekatnya sehingga layak ditetapkan sebagai spesies baru,” kata Kunto, melansir
Antara
, Rabu (22/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ikan ini memiliki ciri khas berupa lima bercak jingga terang besar di sepanjang tubuh, bercak kuning kecil pada bagian kepala, serta dua filamen memanjang pada sirip punggung pertama ikan jantan yang membedakan dari spesies lain dalam genus yang sama.
Ia menerangkan nama
oriens
diambil dari bahasa Latin yang berarti “timur” atau “Matahari terbit”. Penamaan tersebut terinspirasi oleh warna jingga cerah pada tubuh ikan sekaligus mengacu pada Banyuwangi yang dikenal sebagai The Sunrise of Java.
“Penamaan spesies ini juga menjadi bentuk pengakuan terhadap lokasi penemuannya. Kami berharap temuan ini dapat menjadi pemicu penelitian lanjutan untuk mengungkap kekayaan biodiversitas laut Indonesia yang masih sangat besar,” ujarnya.
Kunto menjelaskan sejauh ini
T. oriens
baru diketahui hidup di perairan pesisir Banyuwangi dengan habitat dasar berpasir. Informasi dari nelayan setempat menunjukkan ikan tersebut ditemukan di perairan dangkal, meskipun asosiasi ekologisnya dengan udang yang umumnya menjadi pasangan hidup kelompok gobi ini masih memerlukan kajian lebih lanjut.
Diketahui, penemuan
T. oriens
menambah daftar spesies ikan yang telah dideskripsikan dari perairan Indonesia sekaligus memperlihatkan bahwa kawasan pesisir Nusantara masih menyimpan potensi biodiversitas yang belum sepenuhnya terdokumentasi.
BRIN terus memperkuat riset biosistematika sebagai dasar ilmiah dalam mendukung konservasi, pengelolaan, dan pemanfaatan keanekaragaman hayati Indonesia.
Temuan ini juga telah dipublikasikan dalam jurnal internasional bereputasi ZooKeys Volume 1283 Tahun 2026 melalui artikel berjudul ”
Tomiyamichthys oriens, a new species of shrimpgoby (Teleostei, Gobiidae) from the coast of Banyuwangi, East Java, Indonesia
“.
(dmi)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Lycos Gears]
Baca lagi: Menteri India Buka Suara Usai Dituntut Mundur oleh Partai Kecoak
Baca lagi: Viral 3 Turis Wanita Aman Jalan Kaki 9 Km ke Bandara Saat Jam 3 Pagi
Baca lagi: China-Rusia Latihan Militer Dekat Laut Jepang, Tokyo Protes




5 Responses
Ulasan yang sangat komprehensif dan menjawab pertanyaan saya selama ini. Sukses terus ya min! Sebagai materi pembanding dari sumber berbeda, ada tulisan bagus di https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320197974_htm
Suka sekali sama kesimpulan di akhir artikel ini, sangat objektif dan berbobot banget. Keren abis. Ringkasan informasi serupa yang cukup detail juga bisa diintip di https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297105878_htm
Informasi yang disajikan sangat akurat dan kontekstual dengan apa yang lagi saya cari belakangan ini. Sukses selalu buat blognya! Rangkuman info pelengkap lainnya bisa dicek juga lewat https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297448849_htm
Insight yang luar biasa dari penulis, benar-benar memberikan pencerahan baru bagi para pembaca. Terima kasih admin! Kebetulan saya juga menjumpai artikel serupa di https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2319995014_htm yang mengulasnya secara mendetail.
Penjelasan yang luar biasa rapi. Sangat cocok buat dijadikan referensi tambahan. Sekadar info, materi serupa yang dibahas dengan menarik juga bisa dilihat di https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320701426_htm