
Jakarta, Lycos Gears Indonesia
—
Puncak fenomena
hujan meteor
Bootids akan menghiasi langit malam Indonesia pada malam ini, Sabtu (27/6) mulai dari Matahari terbenam.
Hujan meteor terjadi ketika Bumi melintasi gugusan debu sisa komet yang masuk ke atmosfer. Debu-debu itu terbakar dan tampak seperti bintang jatuh dalam jumlah relatif banyak di langit malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nama Bootids merujuk pada titik pancar fenomena ini yang berada di rasi Bootes, di langit bagian utara. Hujan meteor Bootids merupakan jejak debu dan es dari komet Pons-Winnecke.
Pengamatan bisa dilakukan dengan mata telanjang tanpa memerlukan alat khusus.
Untuk mengamatinya, cukup arahkan pandangan ke langit utara setelah magrib.
“Hujan meteor merupakan fenomena yang terjadi setiap tahun. Hujan meteor menunjukkan bahwa Bumi, sepanjang orbitnya mengitari Matahari, telah beberapa kali menembus gugusan debu sisa komet,” ujar Thomas Djamaluddin, Profesor Riset Astronomi dan Astrofisika Pusat Riset Antariksa BRIN, dikutip dari Instagram BRIN, Sabtu (27/6).
Jumlah meteor per jam pada hujan meteor Bootids disebut sulit diprediksi. Kerapatan debu di sepanjang jalur jejak komet ini diketahui tidak merata, sehingga intensitasnya bisa sangat bervariasi, mulai dari beberapa meteor per jam hingga pernah mencapai puluhan.
Pada 1998, hujan meteor Bootids pernah menghasilkan sebanyak 100 meteor per jam. Kemudian pada 2004, para pengamat langit menyaksikan sekitar 20-50 meteor per jam dari Bootids.
Dikutip dari Weather, para astronom mengatakan meteor Bootids memasuki atmosfer dengan perlahan, sehingga mungkin akan tampak sebagai jejak yang panjang dan lambat, bukan kilatan yang cepat.
Untuk pengamatan yang optimal, disarankan untuk memilih lokasi terbuka yang jauh dari polusi cahaya perkotaan. Medan pandang yang luas membantu menangkap lebih banyak meteor yang melintas.
(lom)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Lycos Gears]
Baca lagi: Perkuat Posisi Kota Sinema, Jakarta Beri Insentif Pajak Film 50 Persen
Baca lagi: Apakah Bisa Cek Sisa Umur HP Android? Ini Caranya
Baca lagi: Transmart Full Day Sale Besok Ada Lagi, Diskon 50% + 20% se-Indonesia


4 Responses
jadikan pembelajaran baik tentu semua di dapat dari kedua artikel ini http://www.kufirst.center.ku.ac.th/ku-milk-link/
pedoman sangat baik , ilmu tanpa batas setelah tau link ini http://www.kufirst.center.ku.ac.th/author/webmaster/page/76/
Wah, tulisannya ngebantu banget buat nambah insight baru. Barusan saya juga nemu https://exchange.xforce.ibmcloud.com/vulnerabilities/47532 yang ngulas materi kayak gini dengan detail yang nggak kalah oke.
Sangat mencerahkan dan membuka pikiran. Terima kasih penulis http://www.kufirst.center.ku.ac.th/hydro_cbi-2/ terimakasih saya suka